Motivasi dan Kebutuhan

Consumer Behavior Class ( Kelas Perilaku Konsumen) Tuesday afternoon

Departement of Family and Consumer Sciences – Collage of Human Ecology – Bogor Agricultural University

Lecturer : Prof.Ir. Ujang Sumarwan, MSc

Session1 : http://www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id

Manfaat mempelajari perilaku konsumen

Oleh Lathiffida N.J, Mayor SKPM (Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat) – Collage of Human Ecology

Setiap manusia memiliki kebutuhan- kebutuhan yang harus dipenuhi. Kebutuhan – kebutuhan inilah yang mendorong konsumen untuk membeli barang dan jasa. Dalam pemenuhan kebutuhan konsumen disebut sebagai motivasi yang ada pada diri konsumen dan melatarbelakangi pembelian barang atau jasa yang dilakukan oleh konsumen. Pengertian dari motivasi itu sendiri adalah suatu faktor yang menimbulkan keinginan konsumen untuk mengkonsumsi barang atau jasa. salah satu faktornya adalah rasa kebutuhan akan suatu barang atau jasa untuk merasakan kenyamanan. Motivasi tercipta karena adanya rangsangan dari dalam diri seseorang, rangsangan ini terjadi karena adanya perbedaan antara yang dirasakan dan yang seharusnya dirasakan oleh konsumen, sehingga terpenuhinya kebutuhan konsumen.

Kebutuhan dapat muncul karena faktor diri konsumen sendiri (fisiologis) dan faktor luar konsumen. Faktor fisiologis atai biologis termasuk kedalam kebutuhan primer (primary needs) dan kebutuhan sekunder (acquired needs) yang meliputi. self-esteem, prestige, affection, power Kebutuhan yang dirasakan (felt needs) dapat dibagi berdasarkan manfaat yang dirasakan oleh konsumen setelah pembelian dan menggunakan barang atau jasa, yaitu utilitarian needs, hedonic needs or expressive needs.

Tujuan mengkonsumsi barang atau jasa yang dialakuakan oleh konsumen dibedakan menjadi 2 macam, yaitu tujuan generik (generic goals) dan tujuan produk spesifik (specific product goals).

Teori Maslow ( Maslow’s Hierarchy of Needs) membagi kebutuhan menjadi 5 tingkatan berdasarkan tingkat kepentingannya dimulai dari yang paling rendah , yaitu fisiologis, rasa aman dan keamanan, sosial, ego, dan aktualisasi diri. Menurut teori maslow manusia akan memenuhi kebutuhan fisiologis dahulu dan akan melanjutkan ke kebutuhan yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s